Kenali Kelebihan dan Kelemahan Infinite Scrolling Sebelum Menggunakannya

Sejak pertama kali mulai diterapkan, infinite scrolling telah banyak diterapkan pada aneka website. Bahkan, tak sedikit pula tren web desain yang menggunakan infinite scrolling ini secara berlebihan.

Banyak yang beranggapan, menggunakan infinite scrolling dapat menciptakan user experience yang lebih baik lantaran user dapat melihat lebih banyak konten ketika melakukan browsing.

Siapa yang pertama kali menggunakan konsep infinite scrolling ini masih belum jelas. Yang jelas, Twitter termasuk salah satu pionir pada tren ini.

Penggunaan konsep ini memang pas untuk situs seperti twitter, facebook, pinterest juga situs lain sejenis. Sayangnya, bukan berarti infinite scrolling cocok untuk digunakan pada semua situs.

Apa itu infinite scrolling

Apakah Anda masih bingung dengan apa itu infinite scrolling? Infinite scrolling merupakan teknik umum yang dapat digunakan untuk menampilkan halaman selain dengan teknik plagnation atau yang menampilkan halaman 1, 2, 3 dan seterusnya.

Teknik menggunakan teknik ini, Anda harus menggunakannya secara tepat agar hasilnya pun maksimal. Bila digunakan pada perangkat mobile, maka infinite scrolling ini bisa sangat tepat untk membantu meningkatkan user experience. Akan tetapi, penggunaan teknik ini di desktop computer atau leptop masih belum begitu dibtuhkan.

Kapan saat Anda membutuhkan infinite scrolling

Tak dipungkiri banyak pula web desainer yang membenci infinite scrolling. Meski demikian, teknik ini ternyata sangat bermanfaat bila digunakan pada jenis website tertentu, terutama yang sebagian besar adalah mobile.

Infinite scrolling akan sangat tepat digunakan bila website Anda berisi gambar, atau bila visitor Anda tidak mencari sesuatu hal yang spesifik dari website Anda.

Situs user generated content banyak menerapkan infinite scrolling karena di situs ini, pemiliknya berusaha menghindari loading data sehingga user dapat melihat foto atau konten baru di situs tersebut. Dengan cara ini, server pun bisa menangani jumlah user yang lebih banyak.

Kapan saat Anda tidak boleh menggunakan infinite scrolling

Sementara itu, jagnan terapkan infinite scrolling di platform ecommerce. Platform ecommerce, seperti Etsy telah membuktikan bagaimana akhir dari penggunaan infinite scrolling pada jenis website ini.

Pada akhirnya ia hanya berakhir dengan hasil yang mengerikan dengan CTR yang rendah. Ini terjadi lantaran user terganggu dengan banyak hal sehingga mereka pun mengklik item lebih sedikit dari yang biasanya mereka klik.

Para user yang suka dengan gagasan bahwa mereka ingin mengontrol informasi dan sudah tahu apa yang mereka cari akan sangat terganggu dengan konsep infinite scrolling ini. Mereka cenderung lebih suka laman yang lebih pasti untuk mendapatkan konten dan apa yang mereka cari saja.

Apabila mereka tiba di situs dengan infinite scrolling, maka mereka cenderung merasa mengambang dan sulit untuk menemukan apa pun yang mereka incar.

Infinite scrolling memang bisa menimbulkan masalah tersendiri bagi user. Terutama untuk kembali ke posisi sebelumnya ketika ia berada sebelum mengklik suatu page atau halaman tertentu.

Masalah yang terjadi pada user bila Anda menggunakan infinite scrolling

Masalahnya, banyak orang tidak membuka link pada tab baru. Hal ini tentu saja buruk karena user akan kesulitan untuk kembali ke posisinya semula saat sebelum ia membuka link tersebut.

Apalagi, bagi situs ecommerce yang setelah melihat produk, visitor biasanya ingin kembali ke posisi sebelumnya untuk melihat produk yang sempat mereka lihat sebelumnya.

Belum lagi, Anda pun harus menggunakan lebih banyak memori browser. Pada kondisi ini, user akan lebih mudah mengalami koneksi internet yang terputus.

Belum lagi, kalau user sudah jauh melakukan scroll ke bawah. Maka untuk menggunakan scrollbar di kanan layar pun jadi semakin sulit karena ukurannya yang akan semakin kecil.

Contoh situs yang menggunakan infinite scrolling

Mengingat sisi positif dan negatif dari penggunaan infinite scrolling ini, Anda perlu betul –betul mempertimbangkan bila harus menggunakannya.

Anda tertarik melihat seperti apa infinite scrolling yang diterapkan oleh website-website besar? Berikut terdapat beberapa contoh situs yang menggunakan infinite scrolling:
1. wavo.me
2. behance.net
3. flicker.com
4. pixillion_com
5. mva.jp
6. 9gag.com
7. devianart.com
8. george-gina-lucy.com
9. tumblr.com
10. svpply.com

Sumber: designyourway.net

Leave a reply "Kenali Kelebihan dan Kelemahan Infinite Scrolling Sebelum Menggunakannya"

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*