Berharga Lebih Murah, HOOQ dapat Menyaingi Netflix Dengan Ribuan Koleksinya

Kemunculan layar video on-demand Netflix di Indonesia ternyata dapat memicu kemunculan layanan lainnya yang serupa di tanah air, walaupun ini disengaja ataupun tidak tetapi faktanya hal tersebut memang ada.

Iflix merupakan layanan serupa yang berasal dari Malaysia yang mulai menunjukkan bila layanan mereka akan segera tersedia untuk masyarakat Indonesia. Tidak lama setelah itu, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, yakni XL, juga membuat layanan video on-demand bernama XL Tribe.

Tentunya jika dilihat secara runtut, kejadian ini bukanlah suatu kebetulan dan bukanlah suatu hal yang disengaja, melainkan memang muncul secara alamiah dalam artian bisnis, lebih tepatnya persaingan bisnis.

Pada tanggal 14 Maret, terdapat 1 layanan video on-demand lagi yang muncul yang bernama HOOQ dan resmi hadir di Indonesia. Startup yang berkantor pusat di negeri Merlion ini didirikan pada bulan Januari 2015 oleh Singtel, Sony Pictures Television, dan Warner Bros.

Tentunya jika kita menilik tiga perusahaan besar ini sudah tidak diragukan lagi dalam dunia industri perfilman. Namun sebelum beroperasi di Indonesia HOOQ terlebih dahulu melayani penggunaannya di Thailand, Filipina, dan India.

Saat ini seluruh pengguna baru di Indonesia telah mencoba layanan HOOQ secara gratis selama satu minggu. Setelah itu,, tentunya kamu harus membayar biaya berlangganan sebesar Rp. 49.500 per bulan atau dengan Rp. 18.700 per minggu.

Jika dibandingkan dengan biaya yang ditawarkan oleh Netflix, tentunya biaya ini dinilai jauh lebih murah, karena netflix mengharuskan penggunanya untuk membayar mulai dari Rp. 109.000 setiap bulannya.

Ribuan Sinetron dan Film Indonesia

Selain menyediakan konten-konten yang dimiliki oleh para pendiri mereka, yani Warner Bros dan Sony Pictures, HOOQ ternyata juga telah bekerjasama dengan perusahaan pembuat film lain seperti Dreamworks, Lionsgate, Disney, Starz, dan Miramax.

Itulah mengapa kita bisa menikmati film film terkenal seperti The Amazing Spider-Man, Harry Potter dan serial televisi Flash di layanan HOOQ.

Di Indonesia sendiri, HOOQ telah menjalin kerjasama dengan beberapa studio lokal, yakni diantaranya adalah Multivision Plus, MNC Contens, Transmedia, dan 13 Entertainment.

Dengan kerjasama yang dibuat tersebut, maka seluruh pengguna HOOQ dapat menonton film-film lokal seperti Sang Penari, Laskar Pelangi, serial Warkop DKI, Ada Apa Dengan Cinta, hingga film lawas Saur Sepuh.

Kualitas Video yang Beragam dan Adaptif

Ternyata HOOQ juga membagi kualitas streaming yang mereka miliki menjadi tiga kategori, yakni high, medium, dan low. Jika kamu memilih kualitas high, maka kamu dapat menikmati video dengan kualitas HD.

Jika kamu menggunakan jaringan yang kurang baik, maka secara otomatis akan diarahkan ke video yang memiliki kualitas streaming yang rendah (adaptif).

Bayar dengan Potong Pulsa

Agar memudahkan para penggunanya dalam melakukan pembayaran, HOOQ juga telah bekerjasama dengan seluruh operator telepon besar yang ada di tanah air, seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, Smartfren telecom, dan XL asiata.

Dengan kerjasama yang dijalin antara HOOQ bersama dengan beberapa perusahaan telekomunikasi di tanah air ini, maka para pengguna dapat membayar layanan HOOQ dengan cara memotong pulsa dari telepon mereka.

Tidak Akan Diblokir

Saat ini terdapat berita bahwa Netflix telah diblokir oleh Telkom, tetapi hal ini tidak akan mempengaruhi HOOQ, karena mereka tidak akan pernah diblokir. Mengapa demikian? Karena mereka telah bekerjasama dengan operator telekomunikasi tersebut.

Selain itu, HOOQ juga sangat patuh terhadap peraturan yang ada di Indonesia dan tentunya juga termasuk dalam urusan sensor kepada video-video yang mereka miliki. Oleh karena itu, HOOQ tidak akan pernah diblokir oleh operator telekomunikasi di tanah air.

Leave a reply "Berharga Lebih Murah, HOOQ dapat Menyaingi Netflix Dengan Ribuan Koleksinya"

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating*